ADVENTURE IN YEMEN FULL MOVIES
Gara gara di putusin cinta oleh Vera, jacky pun patah hati dan menjadi hancur berantakan. Sebuah telpon dari pamannya dari Yaman membuat Jacky mendapatkan jalan keluar untuk bisa melupakan Vera. Jacky diminta pamannya untuk mengantarkan abu jenazah istri pamannya ke Yaman. Jacky memutuskan untuk pergi ke sana, dan mulailah petualngan Jacky menuju negara timur tengah itu. Bagaimanakah nasib Jacky selama perjalanannya menuju Yaman?
Ada Apa Dengan Pocong : A Horror Comedy film directed by Chiska Doppert will be released in Indonesian Cinema, Film titled Ada Apa Dengan Pocong carried stories about the lives of teenager in the boarding house which is always disturbed by Pocong.
Ada apa Dengan Pocong Synopsis
One night Henry terrorized all-out by Pocong in his boarding house. Then Hary, Boy and Tedi experienced the same thing, even then Tedi be hit by a car, when he pursued terrified pocong so Tedi should be treated in hospital.
The next day, Hary and Henry soon came Shaman magic to ask for protection. But it turns out, a dagger of Shaman to protect Henry and Hary not make Pocong stop chasing.
Tedi and Hary”s accident making Henry and Boy getting scared. But they can not avoid more than revenge Pocong. The next night, Henry should have an accident with his car, because Pocong continue scaring him. Boy panic, so he finally admitted his fault to Ririn and Mirna. Apparently, Hary Cs’ve made a mistake, that had accidentally killed a girl named Lastri.
It happened, one day create a scenario to match Henry Hary with Lastri, his college friend. Interview with Boy invites Lastri to come home by car Wawa. In the middle of the street car strike Wawa, but it’s just engineering alone.
Henry offers to Lastri to go home with Hary. He even guarantees Lastri would be fine with Hary, because Hary best friend. In fact, the purpose of Wawa offers Lastri come with Lastri, solely in order to be close to Hary Lastri.
Lastri smell these signs. She was offended to be treated as such by Wawa. Lastri angry, then go left Wawa Cs.
Henry tried to chase Lastri, and Lastri speed up the course. Suddenly Lastri foot stone tripped and fell. Immediately Lastri lying unconscious. In fact, having checked her pulse, turns Lastri has died. Henry Cs panic. They blame each other.
That night they keep the Lastri’s body in the warehouse. But for fear that the corpse will decompose and the smell of people, the next day they decided to bury Lastri’s corpse -- by wearing a shroud -- is feasible in an empty lot. Corpse Lastri curious, and finally Pocong “chasing” them all.
Pertama kali mendengar judul film ‘Alangkah Lucunya (Negeri Ini)’, saya menebak bahwa film ini bergenre krtitik sosial. Benar saja, ketika saya melihat memang yang menonjol adalah unsur kritik sosial. Namun tanpa saya duga, film karya Dedi Mizwar ini ternyata juga menyuguhnya unsur komedi di dalamnnya, menjadikan kritik sosial yang disampaikan terasa ringan namun punya makna yang mendalam.
Berawal dari tokoh bernama Muluk (Reza Rahadian) yang tak kunjung mendapatkan pekerjaan setelah lulus dari pendidikan S1-nya sampai ia bertemu dengan seorang anak pencopet bernama Komet (Angga) yang lihai melakukan pekerjaannya. Dari kejadian itulah Muluk seperti mendapatkan kesempatan pekerjaan. Ia mendatangi markas Komet dan bertemu dengan Jarot (Tio Pakusadewa) yang merupakan bos dari si Komet. Muluk menawarkan adanya kerjasama antara dia dan para pencopet lainnya, Muluk berjanji akan mengelola uang hasil mencopet mereka dengan syarat ia mendapatkan imbalan 10% dari hasil mencopet.
Yang menarik perhatian saya dari bagian ini adalah terbaginya para pencopet seusia dengan Komet ini menjadi copet pasar, copet mall, serta copet angkot. Mereka bergaya dan berpakaian sesuai dengan tempat mereka berada. Yang copet pasar memakai pakaian lusuh, yang copet mall bergaya selayaknya anak-anak mall lainnya, dan copet angkot memakai seragam sekolah. Ini dilakukan untuk menyamarkan pekerjaan mereka agar terlihat umum. Nah, kalo ini penjahat kecil-kecilan sudah sangat pandai menyesuaikan diri dengan lingkungan sasarannya agar tidak kelihatan, bagaimana dengan penjahat besar-besaran ? (umm..)
Kembali lagi pada cerita, sebenarnya yang ingin dilakukan Muluk adalah suatu hal yang mulia, tujuan sesungguhnya adalah mendidik para pencopet muda ini agar sadar bahwa yang mereka lakukan itu salah, dan mencoba mengalihkan mereka pada pekerjaan lain, yakni ngasong. Muluk yang dibantu dua orang rekannya Syamsul (Asrul Dahlan) dan Pipit (Tika Bravani) bersama-sama mendidik para anak-anak jalanan ini dan mengubah pola pikirnya. Mereka mengajarkan pendidikan kewarganegaraan dan agama, agar jiwa nasionalisme dan perilaku mereka menjadi lebih baik.
Seiring berjalannya waktu, Muluk sukses melakukan pekerjaannya, uang mencopet yang ia kelola sudah berkembang, dan tibalah saatnya beberapa pencopet harus mengubah profesinya menjadi pengasong. Namun ternyata niatan baik Muluk tak terlaksana, tak ada satupun dari pencopet-pencopet itu yang mau ngasong. Mereka lebih memilih menjadi pencopet karena lebih gampang mendapatkan uang dengan nyopet daripada ngasong.
Karena tujuannya tak tercapai dan menyadari bahwa selama ini mereka mendapatkan bayaran dari uang haram, Muluk dan teman-temannya memutuskan untuk berhenti mendidik anak-anak pencopet ini. Tapi sebelum pergi, muluk berpesan pada anak-anak pencopet bahwa siapapun yang ingin ngasong jangan ragu-ragu. Mereka harus memulai kehidupan mereka yang baru, bukan sebagai pencopet yang terus-terusan merugikan orang lain, setidaknya ngasong lebih baik dari mencopet.
Di akhir cerita (bagian yang paling menyentuh dan berkesan menurut saya), dikisahkkan Muluk sedang belajar menjadi seorang pengemudi. Ketika itulah ia bertemu dengan Komet dan beberapa temannya mengngasong, tiba-tiba datanglah petugas-petugas tantrib dan mengejar Komet dan teman-temannya. Tanpa pikir panjang lagi, Muluk berlari menyelamatkan anak-anak tadi. Muluk sempat berargumen dengan para petugas tantrib bahwa, mengapa anak-anak yang ngasong ini harus ditangkap padahal mereka tidak merugikan siapapun, mereka hanya mencoba untuk mencari rezeki yang halal dengan cara ngasong. Mengapa yang ditangkap bukannya para koruptor yang menyengsarakan rakyatnya, yang merugikan Negara ini secara besar-besaran. Setelah itu, Muluklah yang akhirnya di bawa oleh para petugas tantrib.
Begitulah ulasan cerita film ‘Alangkah Lucunya (Negeri Ini). Film yang luar biasa bagi saya yang gamblang menyajikan konflik terkini dalam masyarakat. Film yang mampu menyuguhkan sesuatu yang sejatinya sangat menggambarkan keadaan di Indonesia ini. Suatu kelucuan memang membiarkan para koruptor-koruptor masih dapat melenggang bebas menikmati mewahnya kehidupan mereka yang bertolak belakang dengan apa yang dialami anak-anak pengasong tadi.
Setelah melihat film ini, setidaknya kita dapat sadar realita kehidupan di Indonesia. Dan sebagai generasi muda, marilah kita berusaha membenahi kerusakan moral bangsa kita ini. Mengubah Indonesia memang terdengar tidak mungkin mengingat kita bukanlah pejabat yang berpengaruh dan berwewenang, tapi kita adalah pemuda yang mampu mengubah dunia, dan semua perubahan itu diawali dari diri sendiri. Jadi, berubahlah menjadi pribadi yang lebih baik mulai sekarang, dan jangan biarkan ‘kelucuan’ ini terus menerus terjadi di negeri tercinta kita.